Pengertian HTML & Sejarah Singkat HTML

Bab 1 : Tak Kenal Maka Tak Sayang HTML

Berkenalan dengan HTML ? 
     Sebelum kita masuk ke dalam inti pembahasan penulis akan coba singgung terlebih dahulu beberapa hal kesalahan orang-orang yang baru belajar web development. Hal ini penulis jelaskan bukan untuk menjatuhkan, melainkan sebagai koreksi untuk mendorong anda agar lebih maju dalam ber-webdevelopment, sehingga nantinya jadi tau arah ketika akan belajar web development.
     Banyak orang yang bergelut dalam bidang web development awalnya tidak melewati pembelajaran HTML terlebih dahulu, sebagian besar menggunakan CMS
(Content Management System), ataupun karena kemudahan penggunaan software
seperti Adobe Dreamweaver. Sehingga dari sinilah orang menyangka untuk bisa membuat website, atau mahir dalam web development itu harus menggunakan
Adobe Dreamweaver, jadi ngapain harus repot-repot belajar HTML? Sebetulnya
pernyataan ini tidak 100% benar, dan juga tidak 100% salah.
     Orang yang ketika pertama kali menggunakan Dreamweaver merasakan
teramat susahnya ketika belajar sendiri tanpa bantuan buku atau tutorial. Bahkan
meskipun ada buku ataupun tutorial pun masih tetap saja kesulitan menggunakan
Dreamweaver. Sehingga koreksi dari penulis, agar dapat dengan mudah mengerti dalam menggunakan software webdevelopment para webdeveloper haruslah memiliki basic yang HTML + CSS yang kuat, sehingga ketika memakai aplikasi seperti Adobe Dreamweaver itu menjadi sangat mudah

Pengertian HTML & Sejarah Singkat HTML
Logo HTML

     Hypertext Markup Language (HTML) adalah bahasa markup yang umum
digunakan untuk membuat halaman web. Sebenarnya HTML bukanlah sebuah bahasa pemrograman. Apabila di tinjau dari namanya, HTML merupakan bahasa
markup atau penandaan terhadap sebuah dokumen teks. Tanda tersebut di gunakan
untuk menentukan format atau style dari teks yang di tandai.
     HTML dibuat oleh Tim Berners-Lee ketika masih bekerja untuk CERN dan dipopulerkan pertama kali oleh browser Mosaic. Selama awal tahun 1990 HTML
mengalami perkembangan yang sangat pesat. Setiap pengembangan HTML pasti
akan menambahkan kemampuan dan fasilitas yang lebih baik dari versi
sebelumnya.
     Sebelum suatu HTML disahkan sebagai suatu dokumen HTML standar, ia harus disetujui dulu oleh W3C untuk dievaluasi secara ketat. Setiap terjadi perkembangan
suatu versi HTML, maka mau tak mau browser pun harus memperbaiki diri agar
bisa mendukung kode-kode HTML yang baru tersebut. Sebab jika tidak, browser tak akan bisa menampilkan HTML tersebut.

     HTML versi 1.0 
     Kemampuan yang dimiliki versi 1.0 ini antara lain heading, paragraph,
hypertext, list, serta cetak tebal dan miring pada teks. Versi ini juga mendukung
peletakan image pada dokumennya tanpa memperbolehkan meletakkan teks
disekelilingnya (wrapping).

     HTML versi 2.0 
     Pada versi ini, penambahan kualitas HTML terletak pada kemampuannya untuk menampilkan suatu form pada dokumen. Dengan adanya form ini, maka kita dapat memasukkan nama, alamat, serta saran/kritik. HTML versi 2.0 ini merupakan pionir dari adanya homepage interaktif.

     HTML versi 3.0 
     HTML versi 3.0 menambahkan beberapa fasilitas baru seperti table. Versi ini
yang disebut juga sebagai HTML+ tidak bertahan lama dan segera digantikan HTML
versi 3.2.

     HTML versi 4.0 
     HTML versi 4 ini merupakan HTML versi terakhir pada saat sumber ini
diambil.

     HTML versi 5.0
     Tujuan utama pengembangan HTML5 adalah untuk memperbaiki teknologi HTML agar mendukung teknologi multimedia terbaru, mudah dibaca oleh manusia dan juga mudah dimengerti oleh mesin.